Ilmu Di Ujung Tetikus

perpusKetika keingintahuan kita bisa dijawab dengan satu kali klik jari kita lewat “mouse” alias “tetikus”, lalu bagaimana nasib perpustakaan sekolah kini? Apakah era “cyber” yang serba berbasis “web” telah membunuh segalanya yang bersifat konvensional? Inilah tanda matinya ilmu perpustakaan “klasik”?

Jangan pernah sekali pun meremehkan pengetahuan di balik perpustakaan . Yaaa…….meskipun semua yang kita mau itu bisa di dapatkan dari internet. Sekalipun kemajuan internet jauh menjuntang, pantang bagi generasi muda untuk mengabaikan perpustakaan dengan tumpukan buku klasiknya (serius nich,,,!!)

Walau e-book atau buku elektronik mudah di akses, sejauh ini buku masih menjadi media tebaik untuk asah dan asuh otak kita. Buku masih tetap menjadi media terbaik untuk mendidik karena membaca buku menumbuhkan kebiasaan, imajinasi, dan jangkauan nalar yang tak bisa di dapat dengan mengakses media lain.

Perpustakaan elektronik atau e-library bisa berupa apa saja yang bersifat digital dan mudah diakses, seperti CD room, pita magnetic, video, slide, film, disket, dan situs web.

Salah satu ciri media internet adalah pencarian yang mudah. Pencarian ini bisa dilakukan internal melalui fitur pencarian di situs web yang bersangkutan, juga bisa dilakukan secara eksternal melalui layanan situs mesin pencari.

Kalau sudah membicarakan mesin pencari, pemain raksasanya adalah Google dan Yahoo. Tapi, harus diakui Google memimpin untuk teknologi pencarian.  Jika perpustakaan konvensional masih menghadapi kendala standardisasi input pada catalog, terutama bila sudah bicara pada tingkat antarperpustakaan, maka untuk media internet tak ada persoalan standar input. Apapun yang di ketik di sebuah situs web, mesin pencari bisa melahap semuanya.

Tiap mesin pencari, seperti Google dan Yahoo, memiliki robot yang otomatis mengunjungi situs web dengan durasi dan frekuensi tergantung dari nilai penting situs web tersebut. Bisa dipastikan, semua situs web akan diakses robot mesin pencari jika sang webmaster tak dengan sengaja membatasi akses mesin pencari itu.

Wolfram|Alpha

Satu lagi mesin pencari yang mengejutkan adalah  Wolfram|Alpha. Tagline situs web ini adalah “computational knowledge engine”. Wow……!!!

Tak sekedar mencari informasi teks, tapi secara komputasi juga mampu memecahkan berbagai pertanyyan umum. Mulai dari pertanyyan informative hingga pertanyyan matematika, kimia, fisika, biologi, geografi, dan masih banyak lagi.

Tujuan Wolfram|Alpha adalah membuat ilmu pemgetahuan dengan cepat bisa diakses dan dicari semua orang. Mesin pencari ini, selain punya mesin cerdas, juga mengoleksi berbagai input data, model, metode, dan algoritma dari yang mudah hingga sulit.

Kabarnya Wolfram|Alpha bisa menjawab berbagai pertanyaan sulit yang sifatnya hitung-hitungan. Statistic misalnya, dengan mudah bisa diselesaikan soal-soal statistic seperti analisis regresi, probabilitas, dan distribusi statistic. Woow,,,, berarti kalau ada tugas dari dosen statistic boleh dunk qta coba pke Wolfram. Hhee..!! ^_^

Mesin pengetahuan ini, menurut situs resmi Wolfram|Alpha, memang dikerjakan sederet intelektual kelas dunia yang bertekad menjadikan proyek ini sebagai milestone capaian teknologi pencarian pada abad-21.

Saat ini, Wolfram|Alpha berisi 10 triliun jenis data, 50.000 jenis algoritma, dan kemampuan menjawab pertanyaan dari 1.000 ranah bahasa pengetahuan. Mesin ini dibangun secara matematika selama 20 tahun di Wolfram Research. Tak heran, mesin ii memuat hingga 5 juta symbol matematika yang berjalan di kumpulan supercomputer.

Tertarik,,,,???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s