Kompensasi dan Tunjangan Kerja Karyawan

Pengertian Kompensasi

Kompensasi adalah pengaturan pemberian balas jasa bagi karyawan, baik yang secara langsung berupa uang maupun balas jasa non financial. R.W. Graffin menggunakan istilah sistem kompensasi, yaitu paket imbalan total yang diberikan kepada karyawan sebagai imbalan atas tenaga mereka. Dengan demikian, kompensasi berfungsi untuk mendayagunakan karyawan secara efektif guna mendorong peningkatan produktivitas kerja.

Jenis-Jenis Kompensasi

Berdasarkan tunai langsung tidaknya pembayaran, kompensasi terdiri dari:

a) Kompensasi Pembayaran Langsung

Gaji, upah, insentif, bomus, komisi, tunjangan tunai, tunjangan tahunan, tunjangan transport, premi manajemen dan bentuk tunjangan tunai lainnya.

b) Komisi Tak Langsung

Tunjangan Askes, Tunjangan Pensiun, Tunjangan Perumahan, Tunjangan Hari Tua, serta berbagai bentuk pelayanan dari perusahaan terhadap karyawannya.

Berdasarkan cara perhitungannya, kompensasi gaji terdiri dari:

1) Kompensasi Prestasi Kerja

Gaji atau upah yang diberikan berdasarkan prestasi kerja yang di hasilkan karyawan terhadap perusahaan, dengan catatan hasil kerja tersebut dapat diukur secara kuantitatif.

2) Kompensasi Berdasarkan Lama Bekerja

Gaji atau upah yang diberikan berdasarkan lamanya karyawan menyelesaikan suatu pekerjaan.

3) Kompensasi Berdasarkan Senioritas

Gaji atau upah yang dibayarkan berdasarkan masa kerja dan loyalitas karyawan terhadap organisasi atau perusahaan.

4) Kompensasi Berdasarkan Kebutuhan

Gaji atau upah yang diberikan sesuai dengan kebutuhan hidup layak dari karyawan.

Pengertian upah dan gaji mempunyai perbedaan. Upah adalah kompensasi dalam bentuk uang yang dibayarkan berdasarkan jumlah waktu yang digunakan untuk bekerja. Sedangkan gaji adalah kompensasi dalam bentuk uang yang dibayar karena melaksanakan tanggung jawab pekerjaan.

Program Insentif

Program insentif adalah program kompensasi khusus yang dirancang untuk memotivasi kinerja karyawan. Ada beberapa jenis insentif, yaitu:

1. Insentif Karyawan Perorangan

Memberi pendapatan lebih di atas gaji pokok kepada karyawan yang memenuhi standar kinerja perorangan.

2. Insentif Kelompok

Membayar semua anggota kelompok yang secara kolektif memenuhi standar kinerja kelompok (garis haring).

3. Pembagian Keuntungan

Memberikan sebagian keuntungan selama periode tertentu kepada semua atau sebagian besar karyawan.

4. Insentif Karyawan Bagian Penjualan

Insentif penjualan yang diberikan kepada karyawan yang melaksanakan tugas penjualan.

5. Insentif Para Manager atau Eksekutif

Para manager atau eksekutif yang memenuhi atau melebihi target, disebut bonus. Manager atau eksekutif yang memenuhi target tahunan (misalnya dalam memenuhi target penjualan) maka manager tersebut mendapat bonus.

6. Rencana Bagi Laba

Adalah rencana insentif untuk mendistribusikan bonus kepada karyawan ketika laba perusahaan naik diatas level tertentu.

7. Pay for Knowledge Plans

Adalah rencana insentif untuk mendorong karyawan mempelajari ketrampilan baru atau menjadi trampil pada pekerjaan lain.

Program Tunjangan

Tunjangan adalah kompensasi selain upah atau gaji. Adapun jenis-jenis tunjangan adalah:

  1. Tunjangan Asuransi Kesehatan (AsKes)
  2. Tunjangan Pensiun
  3. Tunjangan Tahunan
  4. Tunjangan Transport, dll

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s