ETIKA BISNIS IX: CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DI INDONESIA

Tanggung jawab social perusahaan merupakan suatu topic etika bisnis yang banyak dibicarakan. Topic ini sekaligus menarik, karena menimbulkan perdebatan yang seru baik pada tingkat filosofis-teoritis maupun pada tingkat praktis. Antara lain dipersoalkan dan diperdebatkan mengenai apakah memang perusahaan punya tanggung jawab moral dan social? Kalaupun ada, manakah lingkup tanggung jawab itu? Apakah dalam kaitan dengan tanggung jawab social perusahaan itu, suatu perusahaan perlu terlibat dalam kegiatan sosial yang berguna bagi masyarakat atau tidak? Bagaimana tanggung jawab social perusahaan itu dapat dioperasionalkan dalam suatu perusahaan?

Continue reading

ETIKA BISNIS VIII: Hak Pekerja

1.      MACAM-MACAM HAK PEKERJA

a)      Hak Atas Pekerjaan, yaitu hak atas pekerjaan merupakan hak azasi manusia,karena:

  • Kerja melekat pada tubuh manusia. Kerja adalah aktifitas tubuh dan karena itu tidak bisa dilepaskan atau difikirkan lepas dari tubuh manusia.
  • Kerja merupakan perwujudan diri manusia, melalui kerja manusia merealisasikan dirinya sebagai manusia dan sekaligus membangun hidup dan lingkungannya yang lebih manusiawi. Maka melalui kerja manusia menjadi manusia, melalui kerja mamnusia menentukan hidupnya sendiri sebagai manusia yang mandiri. Continue reading

ETIKA BISNIS VI: Etika Utilitarianisme dalam Bisnis

Utilitarianisme pertama kali dikembangkan oleh Jeremy Bentham (1748-1832). Persoalan yang dihadapi oleh Bentham dan orang-orang sezamannya adalah bagaimana menilai baik buruknya suatu kebijaksanaan sosial politik, ekonomi, dan legal secara moral. Singkatnya, bagaimana menilai sebuah kebijaksanaan publik, yaitu kebijaksanaan yang punya dampak bagi kepentingan banyak orang, secara moral. Continue reading

ETIKA BISNIS V: Prinsip-Prinsip Etika Bisnis

Etika bisnis memiliki prinsip-prinsip yang harus ditempuh perusahaan oleh perusahaan untuk mencapai tujuannya dan harus dijadikan pedoman agar memiliki standar baku yang mencegah timbulnya ketimpangan dalam memandang etika moral sebagai standar kerja atau operasi perusahaan. Continue reading

ETIKA BISNIS IV: Bisnis dan Etika

1.         Mitos Bisnis Amoral

Mitos bisnis amoral mengungkapkan suatu keyakinan bahwa antara bisnis dan moralitas atau etika tidak ada hubungan sama sekali. Bisnis tidak punya sangkut paut dengan etika dan moralitas. Keduanya adalah dua bidang yang terpisah satu sama lain. Etika justru bertenatangan dengan bisnis yang ketat, maka orang bisnis tiak perlu memperhatikan imbauan-imbauan, norma-norma dan nilai-nilai moral. Continue reading

ETIKA BISNIS III: Bisnis Sebuah Profesi Etis?

1.    Etika Terapan

       Secara umum kita dapat membagi etika menjadi etika umum dan etika khusus. Etika umum berbicara mengenai norma dan nilai moral, kondisi-kondisi dasar bagi manusia untuk bertindak secara etis, bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika, lembaga-lembaga normative, dan semacamnya. Etika umum sebagai ilmu atau filsafat moral dapat dianggap sebagai etika teoritis, kendati istilah ini sesungguhnya tidak teat karena bagaimanapun juga etika selalu berkaitan dengan perilaku dan kondisi praktis dan actual dari manusia dalam kehidupannya sehari-hari dan tidak hanya semata-mata bersifat teoritis. Continue reading

ETIKA BISNIS II: Teori-Teori Etika

1.    Pengertian Etika

Untuk memahami apa itu etika sesungguhnya kita perlu membandingkannya dengan moralitas. Baik etika maupun moralitas sering dipakai secara dapat dipertukarkan dengan pengertian yang sering disamakan begitu saja. Ini sesungguhnya tidak sepenuhnya salah. Hanya saja perlu diingat bahwa etika bisa saja punya pengertian yang sama sekali berbeda dengan moralitas. Continue reading

ETIKA BISNIS I: Bisnis Tak Beretika (Bisnis Esek-Esek Berkedok Salon Kecantikan)

Bagi sebagian kaum hawa, mungkin merawat kesehatan dan kecantikan kulit dan rambut merupakan hal terpenting, disamping rutinitas kesibukan yang ada. Berbagai macam produk perawatan banyak ditawarkan mulai dari sekedar creambath, facial, spa, dan lain sebagainya. Tentunya dengan harga yang bervariatif yang lumayan mengurus kocek, tapi bagi sebagian kaum hawa mungkin itu tidak seberapa demi menjaga penampilan dan rasa percaya diri.

Continue reading

Resensi Buku “Cinta Tak Mengenal Warna”

Judul Buku: The White Masai
Penulis: Corrine Hofmann
Penerjemah: Lulu Fitri Rahman
Penerbit: Alvabet
Cetakan: Pertama, November 2010
Tebal: 477 Halaman

Inilah kekutan cinta. Ia tak perduli jarak ribuan kilo yang harus dilalui tetap ditempuh. Ia mampu merubah situasi pilu menjelma menjadi sebuah lagu merdu atau buku. Ia membuat manusia bak terpengaruh candu, apapun yang terjadi ngotot agar mendapatkan yang diinginkan.

Continue reading